Showing posts with label News. Show all posts
Showing posts with label News. Show all posts

Saturday, February 18, 2012

Mobile Mode!


Mungkin banyak dari kalian yg belum tahu. Atau bahkan banyak dari kalian yg tidak mau tahu. Yah terserah deh, emang gue peduli? Tapi gue emang peduli. #labil
Jadi blog gue sekarang udah bisa diakses lewat perangkat mobile kalian.
Jadi feel free untuk mengakses blog gue kapanpun dan dimanapun kalian berada.
Dan gratis lhooo... iya, gratis kalo kalian punya gratisan internet. Hehehee...

Tuesday, February 14, 2012

February, 14th

Pagi yg cukup gelap di Kota Palembang, mengingat biasanya matahari bersinar cukup terik di sini.
Cuaca sedikit mendung-mendung tapi tak kunjung hujan, ibarat seorang anak manusia yg sudah sejak lama bertekad menyatakan cintanya namun tak kunjung dia lakukan. Entah itu karena tidak memiliki keberanian atau karena hal lain yg mungkin selalu menghalanginya. Apapun itu, mari kita doakan mereka. Mengheningkan cipta, mulai! Terpujilah, wahai engkau ibu bapak guru.. #SalahLagu

Sebuah kata sambutan yg cukup galau untuk memulai hari. Yah, gue mau menyesuaikan buat para jombloers yg lagi galau hari ini sehabis ngeliat kalender. Iya, hari ini tanggal 14 Februari Tahun Gajah Bengkak, entah itu sejak kapan, sebagian besar pasangan di dunia merayakan sebuah perayaan yg kita kenal dengan Hari Valentine atau Valentine's Day.


Gimana yah, sebenarnya untuk perayaan Valentine ini sendiri gue agak-agak ragu untuk merayakannya. Kenapa? Yah, biasa lah ketentuan dari agama gue. Dan di blog ini gue sebisa mungkin gak mau menyinggung masalah suku, agama, ras atau biasa disingkat dengan SARAS 008.

So, buat kalian yg merayakan hari valentine, silahkan saja...gue gak mau berkomentar, apa lagi melarang. Siapa gue, siapa lo? Hehehe.. Dan buat yg gak merayakan, atau bahkan buat yg gak setuju sama yg namanya valentine, yaudah gak apa-apa gue gak menyalahkan juga. Tapi pesan  gue hormatilah mereka yg merayakan, itu kan juga hak mereka. Waduh, gue udah kayak kakek-kakek yg ngasih wejangan ke cucunya ya? Hehehe..

Hmm.. well, selamat menjalani hari kalian minggu ini. Semoga semua yg kalian rencanakan hari ini berjalan lancar. Dan... salam olahraga!

Mari menanam pohon
--fin

Monday, February 13, 2012

R.I.P Whitney Houston

Turut berduka cita atas kematian diva dunia, Whitney Houston.
Your voice and your name, will never die.

Tuesday, January 31, 2012

Vacuum of Power





Good evening amigos!
Bagaimana kabar kalian bulan ini? Sudahkah kalian melakukan hal-hal bodoh yg fantastis, ironis, dan sadis bulan ini? Kalau belum, masih ada waktu sekitar 3 jam lagi untuk membuat kenangan di bulan Januari ini. Buatlah "jurnal penutup" yg berkesan sebelum memasuki bulan penuh cinta, Februari.




Untuk bulan Februari pun gw udah punya beberapa konsep yg akan gw posting di blok penuh kutukan ini. Nggak janji sih, tapi gw akan coba untuk membuatnya semenarik, seheboh, dan sesadis mungkin. Tapi sebelumnya dengan sangat menyesal gw mau menyampaikan bahwa; gw tampan! PLAK!! *tampar pake sandal


Ehm! Maaf, bercanda.
Jadi sebenarnya yg ingin gw sampaikan di sini, bahwa untuk sekitar 2 minggu akan terjadi "Vacuum of Power" di blog ini. Itu bahasa kerennya, bahasa normalnya, bahwa akan terjadi kehampaan (bahasa galau) sementara di blog ini. Dan itu berarti posting di sini pun akan kosong untuk 2 minggu ke depan. Mungkin beberapa dari kalian ada yg bertanya-tanya kenapa kok gw vacuum selama 2 minggu. Kenapa kok nggak selamanya saja gw vacuum dari dunia ini? Mati donk??! Amit-amit jabang baby deh!

Yah, alasannya tak lain dan tak bukan karena tanggal 6 Februari nanti gw akan menghadapi UTS (Ujian Tengah Semester). Berhubung aturan nilai di sini cukup ketat seketat rok mini para lekong, jadi kayaknya gw nggak bisa menerapkan kata-kata favorit gw di sini; santai. Jadi kali ini gw harus serius kayak kalian kalo lagi jongkok di WC *hooeekk!*. Yah..cuma 1 tahun gw di sini, jadi sangat disayangkan kalo nggak serius. Secara gw untuk bisa masuk sini pun penuh perjuangan formal dan informal, dari yg normal sampai yg autis. So, lulus itu harga mati buat gw dan semua teman-teman gw.

Jadi intinya, gw mau menyampaikan berjuta maaf kepada para pembaca untuk kekosongan selama 2 minggu ke depan. Insya Allah blog ini akan mulai beroprasi lagi selembut-lembutnya....maksud gw, selambat-lambatnya pada tanggal 16 Februari 2013 dengan asumsi dunia nggak kiamat. Hahahaa.. 16 Februari 2012 maksud gw.

Tapi selama gw vacuum nggak ada salahnya untuk baca-baca postingan lama di blog ini. Posting boleh lama cuy, tapi yg penting rasanya...karena rasa adalah segilanya. Hehehee.. So, sampai jumpa di bulan Februari guys. Semoga apa yg tertunda di bulan ini bisa terlaksana di bulan depan dan....tetaplah hidup sampai gw kembali ya.

Cintai Batik Indonesia
--au revoir

Thursday, January 26, 2012

Dibalik Seragam Hijau Dokter Bedah

Bonsoir!
Selamat malam para pembaca, salam olah kata.
Malam ini gw ingin sedikit membahas hal sederhana, namun sering kali luput dari pengamatan mata telanjang kita (emang ada mata pake baju?).

Dan kali ini gw akan mengangkat sebuah fakta dari profesi dokter bedah, yaitu; mengapa seragam dokter bedah berwarna hijau?
Nah, semua fakta dan opini tentang hal itu akan dikupas secara tajam, setajam...gunting! *gaya Peniti Bros

Jadi kembali ke tank...top!
Seperti yg kita tahu bahwa hampir seluruh profesi dokter memakai seragam berwarna pink (so sweet...), eh maksud gw berwarna putih saat prakteknya. Tapi ada 1 dokter yg tidak menggunakan seragam berwarna putih, yaitu dokter cabul! Ehm! Maaf, maksud gw dokter bedah.

So? Begitu kenapa? Apa alasannya? Why?

Ternyata hal ini dikarenakan saat melakukan pembedahan seorang dokter bedah akan sering melihat darah dan organ-organ dalam manusia maupun hewan yg berwarna merah. Dan terlalu sering melihat warna merah akan mengakibatkan sinyal warna merah di otak kita menipis kesensitifitasannya.

(nih salah satu roda warna yg paling sederhana)
Alasan lain yg tidak kalah pentingnya sepenting wajah ganteng gw (jijaii!) yaitu, jika terus-menerus berfokus pada warna merah akan menyebabkan ilusi nofa berwarna hijau pada latar berwarna terang atau berwarna putih. Dan hal ini akan mengganggu pengelihatan si dokter itu sendiri. Sehingga dipilihlah warna hijau. Selain karena warna hijau dapat menyegarkan mata, dalam roda warna, hijau adalah lawan dari warna merah. Dan tentunya warna hijau dapat memudarkan ilusi nofa yg gw katakan tadi sehingga penggelihatan si dokter tidak akan terganggu.

Jadi alasannya ternyata sangat bagus sekali. Bukan hanya sekedar untuk gaya atau karena pengen tampil beda (songong banget kalo iya).



Nah, ternyata hal-hal kecil di sekitar kita yg luput dari pengamatan dan sering dianggap sepele sebenarnya menyimpan sebuah pengetahuan baru buat kita. So guys, ini mengandung pelajaran sendiri buat kita semua. Jangan sepelekan hal-hal kecil di sekitar kita, karena siapa tahu hal itu mengandung makna yg besar dan penting. Jadi jangan sepelekan tahi lalat kecil gw karena banyak rejeki yg sudah dihasilkannya. Hahahaaa...

Gunakan lajur kanan untuk mendahului
--fin

Wednesday, January 25, 2012

Case Closed

Bersama dengan posting ini gw sampaikan bahwa gw ganteng
----------------------------------ttttttiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiitttttttttttttttttttt-----------------------------

Maaf, kesalahan teknis. Akhir-akhir ini sinyalnya kurang bagus (nyalahin sinyal).
Jadi maksud gw bersama posting ini diumumkan bahwa cerita berseri Road to BDK Palembang, SELESAI.
Akhirnya setelah 1 tahun lamanya gw mengerjakan proyek terbesar di blog ini, bisa terselesaikan juga (Desember 2011 s.d. Januari 2012. Nyebrang tahun kan?).
Sedikit review, ini nih daftar cerita dari seri Road to BDK Palembang yg sudah gw tulis selama ini:

Road to BDK Palembang: 1st Step
Road to BDK Palembang: Lika-Liku Laki-Laki
Road to BDK Palembang: Lari dan Mati
Road to BDK Palembang: General Question, Dumb Answer
Road to BDK Palembang: Final Step (Part I)
Road to BDK Palembang: Final Step (Part II)

Wah, ternyata cukup banyak juga. Udah lebih dari cerita-cerita terkenal yg nggak asing lagi di telinga kita, kayak; Trilogi Lord Of The Ring, Tetralogi Twilight Saga, ataupun Tetralogi Laskar Pelangi. Ditambah 1 kisah lagi bisa nyamain serinya Harry Potter deh. Itu dari segi kuantitas sih, dari kualitas......beh! Jauh deh, lewat aja karya-karya gw. Hehehee.. Tapi biarlah, hal-hal besar selalu berawal dari hal-hal yg kecil.

Jadi sembari menutup kisah Road to BDK Palembang ini, gw juga mau mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yg sudah khilaf mau membaca cerita-cerita aneh bin ajaib karya gw ini. Dan buat yg belum pernah baca, syukurlah, karena setelah membaca minimal kalian akan muntah darah atau dilarikan ke ICU. Hahahaa... Enggak kok, buat yg belum ya nggak apa-apa. Tapi demi kewarasan kalian disarankan untuk membaca kisah gw ini.

Tetap stay tunne ya di blog gw. Siapa tau nantinya bakal muncul kisah-kisah spektakuler lainnya.
Ok, CASE CLOSED!

Bayar pajaknya, awasi penggunaannya

--au revoir

Sunday, January 22, 2012

My Apologize

Sedikit pemberitahuan di sini kepada para pembaca blog gw, berhubung sebelumnya gw merasa font di blog ini terlalu kecil, jadi setelah menimbang, memilih, melihat, meraba, mencolek, mencubit, mencium....Ok stop! Jangan paksa gw untuk meneruskan kata-kata selanjutnya!

Jadi setelah melakukan hal-hal aneh di atas, gw putuskan untuk memperbesar font blog ini dari 14 menjadi 15. Memang sepertinya bukan perubahan yg signifikan sih, tapi ternyata setelah gw lihat lagi cukup berpengaruh juga ditata letak posting gw.

Jadi di sini, gw selaku orang yg paling cool sedunia (ganteng itu takdir, kalo cool itu pilihan *pede amat!) dan selaku penanggung jawab satu-satunya dari blog penuh kutukan ini mau minta maaf jika nantinya ditemukan kekurang rapian dari posting-posting gw sebelumnya.

Tapi tenang, jangan takut akan gelap, karena gelap melindungi diri kita dari kelelahan(?). Maksud gw jangan takut, karena untuk posting-posting baru setelah ini akan gw buat sehancur mungkin seperti wajah gw. Hahahahaa...!

Ehm! Maaf.
Maksudnya akan gw buat serapi mungkin agar lebih enak untuk dibaca oleh pemirsa sekalian.

Ok, akhir kata
Mari majukan industri musik Indonesia

--fin

Saturday, January 21, 2012

Semboyan Kebersamaankah?

Selamat malam para pembaca setia Mix and Mate.
Bagaimana malam minggu kalian?
Buat yg masih single pasti lagi menikmati kesendiriannya bersama teman-teman senasib sepenanggungan atau lagi bergalau-galau ria di kamar masing-masing. Yg lagi LDR a.k.a Long Distance Relationship, mungkin harus puas hanya dengan ngobrol lewat SMS ataupun telefon. Yah, biar lebih menarik ngbrolnya boleh sedikit manja-manja cayang-cayangan cup-cup muah-muah minta dipeyuk (jijaiii!). Dan buat yg udah punya gebetan, pasti lagi pada apel nih di rumah do'i ataupun hang-out di tempat yg romantis dan ekonomis (ketahuan deh bokeknya). Dimanapun itu, ingat pesan kakek ya (nenek lagi arisan); jangan dua-duaan sendirian.

Posting kali ini nggak akan panjang-panjang karena hanya sekedar "news".
Di sini gw akan membahas tentang semboyan yg nggak asing lagi di telinga kita yg jarang dibersihkan ini;
"Semua untuk satu, satu untuk semua"

Nah, semboyan yg terkenal sering diucapkan oleh 3 sekawan ahli teknik pedang anggar dari Paris ini (The Three Musketeers) dikenal dengan semboyan yg mencerminkan kebersamaan diantara teman. Memang harus gw akui semboyan itu sangat singkat, tapi memiliki arti yg dalam. Setidaknya itu dulu...

Lho kok? Begitu Kenapa?
Iya, baru-baru ini gw menyadari bahwa terjadi perubahan arti di sini. Entah itu karena cuaca yg belakangan cukup ekstrem, karena pergeseran lempeng tektonik, atau karena negara api yg menyerang (ada gitu hubungannya?). Apapun itu, gw mulai merasakan ada yg tidak beres dalam penerapan semboyan ini.

Dulu semboyan ini seperti yg gw bilang tadi melambangkan kebersamaan diantara teman maupun keluarga. Tapi sekarang menurut gw semboyan ini kerap dipakai oleh orang-orang yg cukup serakah, maruk, ataupun egois. Betul begitu Aa'?

Sekedar contoh nih, kayak di serial kartun Spongebob (ketauan banget masih suka nonton) waktu Mr.Krab rebutan harta karun Flying Dutchman sama Spongebob & Patrick. Mr.Krab di situ pake kata-kata "semua untuk satu" sebagai alibi (Presiden ke-3 Indonesia) untuk ngambil semua harta karunnya. Emang sih contohnya kurang realistis kayak wajah gw yg nggak realistis. Tapi percaya deh, banyak juga orang-orang kayak gitu di dunia persilatan ini.

Jadi sebenarnya menurut gw hal ini bisa terjadi karena banyak orang yg memisahkan semboyan yg seharusnya satu kesatuan ini menjadi 2 bagian; "Semua untuk satu" dan "Satu untuk semua". Yg bagian "Satu untuk semua" sih nggak ada masalah. Ini masih bisa diartikan sebagai sebuah kebersamaan. Misalnya kalian lagi laper tapi kantong lagi tipis, sokongan aja, beli nasi bungkus 1 terus dimakan rame-rame. Cocok kan sama kata-kata "satu untuk semua"?


(Alexander Dumas)
Yah, lagi-lagi masalahnya terletak pada kalimat pertama; "Semua untuk satu". Sebenarnya kalo bisa sih gw pengen ngerubah ni semboyan jadi "Satu untuk semua, semua untuk dibagi rata". Tapi kayaknya jelek banget ya? Atau gini; "Satu untuk semua, semua untuk Rafif". Nah, ini lebih berseni. Hehehee... Tapi apa daya, penulis asli novel The Three Musketeers, Alexandre Dumas sudah menghadap Yg Maha Kuasa jadi kayaknya hampir mustahil buat gw.

So, di sini gw cuma mau memberi ultimatum (widih, udah kayak penjajah aja) kepada para pemirsa untuk tidak memisahkan semboyan ini menjadi dua bagian seperti yg gw bilang tadi. Karena memang keduanya saling melengkapi, bukan untuk dipisahkan. Seperti gw dan tahi lalat gw yg sexy abis ini (najis!).



Salam olah kata.
Jangan beli kaset bajakan
--fin

Saturday, December 31, 2011

UPDATE!!!

Ada sedikit perubahan di laman Special Thanks.
Boleh dilihat boleh nggak.
Wassalam...

Friday, December 23, 2011

UPDATE!!!

Kabar gembira buat para pemirsa di Studio Mix and Mate, posting Me Againts The World sudah DISELESAIKAN! Selamat menikmati, selamat berduka cita. Hahahaa...